Buya Yahya Jelaskan Cara Move On dengan Cepat Meski Sudah Terlanjur Jatuh Cinta
Di bawah ini adalah penjelasan Buya Yahya, terkait cara agar dapat move on dengan cepat meskipun sudah terlanjur jatuh cinta. Jalinan antara dua orang yang saling mencintai haruslah diikat dalam sebuah ikatan suci pernikahan.
Sebab dalam Islam, pacaran adalah sesuatu yang dilarang karena dapat berpotensi maksiat dan merusak akidah. Lalu bagaimana jika yang merasakan jatuh cinta adalah salah satu pihak? Dan pihak lainnya tidak?
Keadaan yang demikian, membuat seseorang mau tidak mau harus move on atau pindah, pindah maksudnya membuang dan melupakan perasaan tersebut agar tidak terjebak dalam keadaan sakit hati, sedih dan kecewa.
Penjelasan lebih lanjut, telah dirangkum dari kanal YouTube 'Al-Bahjah TV' yang disampaikan oleh Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya, perasaan cinta adalah sesuatu yang tidak bisa dipaksa. Oleh sebab itu tatkala akan melupakannya juga tidak bisa dengan paksaan, nanti malah membuat perasaan cinta tersebut menjadi lebih besar.
"Cinta nggak bisa dipaksa loh ya, nggak boleh seseorang, tinggalkan dia. Oh nggak bisa" Kata Buya Yahya.
Halaman:
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
"Saya tidak mengatakan lepas dia, selagi belum terjadi pelanggaran-pelanggaran syariat yang sangat dalam. Belum terjadi perzinaan dan sebagainya, maka segera ditata" Tegas Buya Yahya.
Kata 'ditata' yang disampaikan Buya Yahya, mengacu pada apakah mungkin perasaan cinta tersebut bisa dilanjutkan ke jenjang pernikahan, jika tidak bisa maka keputusan terbaik adalah segera melupakannya agar tidak menjadi beban dan dosa.
Buya Yahya juga mengatakan, "Tidak boleh anda terus dalam posisi seperti itu, maka mulai detik ini, saat ini, harus masuk proses baru. Mungkin dia adalah secara kriteria sudah memenuhi, dia adalah seorang sholeh, baik, dan sebagainya. Cuman biarpun sholeh, baik, kadang-kadang terjebak dalam cinta. Sebab namanya cinta itu selalu menjebak"
Maksud dari penjelasan Buya Yahya adalah, meskipun dia sudah termasuk dalam kriteria yang sangat cocok dengan hati. Namun jika ia tidak serius menjadikan sebagai pasangan hidup maka cinta tersebut tidak dapat dipertahankan karena telah masuk ke dalam larangan Allah, yaitu mencintai yang bukan muhrim.
"Sekarang gunakan akalmu, demi kesinambungan ini. Kalau memang dia ternyata nah ini yang kedua, nggak masuk kriteria maka ketahuilah tidak mungkin kita itu bisa meninggalkan begitu saja kecuali anda sekarang berpikir positif" Tegas Buya Yahya.
"Maka jangan ragu, disaat dia tidak pantas, maka cara yang paling tepat adalah, kurangi komunikasi dengan dia", tambahnya.
Mengurangi komunikasi secara perlahan dapat memutus komunikasi, tetapi memang tidak bisa dengan langsung, karena pasti berat bagi diri sendiri. Apalagi hati sudah terlanjur mencintai.
Buya Yahya juga menerangkan bahwa hati seseorang itu tidak bisa kosong. Ia harus mengalihkan kepada orang lain agar hatinya kembali terisi, dengan demikian proses untuk move on atau melupakan tidak akan terasa berat.
"Sebab hatimu tidak mungkin kosong dari cinta, harus ada yang dicintai. Maka cinta itu dialihkan" Kata Buya Yahya.
Melalui penjelasan yang disampaikan Buya Yahya, cara move on dengan cepat meski hati terlanjur jatuh cinta adalah dengan mengurangi komunikasi, lalu perlahan memutus komunikasi tersebut.
Kemudian mengalihkan perasaan cinta kepada orang lain yang sesuai kriteria dan lebih baik dari sebelumnya, tetapi pastikan bahwa itu akan berakhir dengan pernikahan agar mendapat ridho Allah SWT.