Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Permulaan Zina Bisa Melalui Tulisan Chat WhatsApp Seperti Ini Menurut Syekh Ali Jaber

 


Perbuatan zina sudah jelas-jelas dilarang di dalam Islam, tidak peduli laki-laki atau perempuan yang melakukannya.

Seperti penjelasan Syekh Ali Jaber dalam unggahan video YouTube Muslim Saluran Dakwah, zina merupakan pergaulan seorang laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim atau sesama muhrim.

"Lebih besar lagi kalau wanita ini muhrimnya, Nauzubillah mindzalik," terang Syekh Ali Jaber.

Beliau menjelaskan apapun yang dilakukan antara laki-laki dan perempuan pergaulannya yang belum dihalalkan termasuk zina.

"Wanita ada hubungan keluarga maupun tidak ada hubungan keluarga belum dihalalkan melalui akad nikah, ijab kabul, berarti hubungan mereka itu zina," lanjut Syekh Ali Jaber.

Kemudian Syekh Ali Jaber mengatakan sebenarnya di dalam Al Quran Allah mengingatkan manusia berfirman untuk dilarang berzina, namun jangan mendekati zina.

"Karena orang berzina tidak akan mungkin begitu saja langsung jatuh kepada zina. Pasti ada proses awal yang membuat hati kita cenderung kepada zina," ungkapnya.

Bisa melalui pandangan, pendengaran, atau lewat lisan.

"Pandangan mata, telinga mendengar, lidah berbicara, sekarang lidah kita berbicara diwakili oleh WhatsApp," terang Syekh Ali Jaber

Lalu Syekh Ali Jaber juga menerangkan meski hanya dalam bentuk chat seperti lewat WhatsApp permulaannya, lama-kelamaan jika terus-menerus terlena bisa mendekati zina.

"Chat, bertemu dengan seorang wanita, mungkin melalui sosial media, boleh nggak kenalan? Boleh. Disitulah dimulai langkah awal dari pada zina," ungkapnya.

"Kalimat. 1 kalimat, ini balas ini kirim, ini balas, sebentar lagi ada gambar, sebentar lagi ada love, ada ini ucapan, saya nggak bisa tidur, saya merindukanmu, kangen sama kamu," jelasnya.

Namun, hal-hal kecil yang mulanya seperti inilah yang menjadi langkah awal seseorang tersebut bisa mendekati zina.

"Ini langkah-langkah seperti ini mungkin dianggap remeh. Cuma buang waktu, cuma chat, saya nggak ada niat apa-apa. Disitulah yang dilarang oleh Allah. Jangan mendekati zina," kata Syekh Ali Jaber.

Lanjut Syekh Ali Jaber terdapat proses-proses yang menjerumuskan manusia nantinya bisa ke zina.

Mulai dari pandangan, jika sudah suka senyum, kemudian berbicara, dan seterusnya.

"Kalau sudah pandangan, pasti akan senyum. Habis senyum, mulailah berbicara. Awal-awalnya ngomong, kalau sudah akrab baru kita. Awal-awalnya ta'aruf, istilah yang sedang beredar di kalangan akhwat atau wanita shalihah. Ya sama ta'aruf dan baca kan sama. Habis senyum mulai ada janji, pertemuan," lanjutnya.

Yang berbahaya di sini adalah jika sudah ke tahap proses pertemuan, jika lemah iman maka ujung-ujungnya bisa menjerumuskan ke zina.

"Kalau sudah pertemuan. Pasti akan nauzubillah. Kalau bukan dilindungi oleh Allah, sudah lemah hawa nafsu, lemah iman, syahwatnya sudah tinggi, dengan proses langkah-langkah begitu banyak. Ujung-ujungnya habis pertemuan, pasti akan diajak untuk bersama-sama malam hari tiduran bareng," kata Syekh Ali Jaber.

Hal inilah yang mengapa awal-awal mendekati zina tersebut agar dihindari supaya tidak terjadi ujung-ujungnya proses demikian jatuh kepada zina.

"Hai wanita, jagalah kehormatanmu. Karena kemuliaanmu di sisi Allah, tergantung menjaga kehormatanmu. Wahai laki-laki, bertaqwalah kamu kepada Allah SWT. Jangan memengaruhi wanita untuk jatuh cinta, tapi anda tidak serius terhadap cintaan itu untuk dijaganya, dan untuk dipelihara, dan untuk mendapatkan ridho Allah SWT," pungkas Syekh Ali Jaber.***